Ketika Condet Masih Kampung Buah, Masjid Al Hawi Sudah Ada
Masjid ini jadi saksi bisu perjalanan panjang kawasan Condet, dari yang dulunya kebun buah yang asri sampe sekarang jadi bagian dari hiruk pikuk Jakarta Timur. Keberadaannya yang udah lama nunjukin betapa pentingnya peran masjid sebagai pusat kegiatan masyarakat Betawi, bukan cuma buat ibadah, tapi juga buat berkumpul dan menjaga tali silaturahmi antar warga.
Condet sendiri punya sejarah panjang sebagai salah satu kawasan yang bahkan pernah ditetapkan sebagai cagar budaya Betawi lewat SK Gubernur di era 1970-an, karena keunikan kebun buahnya yang khas. Sayangnya, seiring waktu, banyak kebun buah yang berubah jadi bangunan rumah dan ruko, ngikutin perkembangan kota yang makin padat.
Di tengah perubahan itu, bangunan-bangunan bersejarah kayak Masjid Al Hawi jadi pengingat penting tentang identitas asli kawasan ini. Masjid tua kayak gini bukan cuma tempat ibadah, tapi juga jadi penanda sejarah yang ngebantu generasi sekarang buat inget asal-usul kampung mereka.
Cerita tentang Condet ngajarin kite bahwa perkembangan kota itu gak bisa dihindarin, tapi ngejaga jejak sejarah dan budaya lokal tetep penting, biar identitas asli suatu kawasan gak ilang ditelen modernisasi.
Posting Komentar