Tentang BetawiBanget — Manifesto

Daftar Isi

Betawi bukan hanya warisan. Ia adalah sesuatu yang kita teruskan.

Ada rasa yang kadang sulit dijelaskan.

Rasa ketika mendengar bahasa yang akrab di telinga.
Ketika mencium aroma makanan yang mengingatkan rumah.
Ketika melihat keluarga berkumpul, tradisi dijalankan, atau seseorang bertingkah dengan cara yang begitu kita kenal.

Lalu kita spontan berkata:

“Iya… ini Betawi banget.”

Nilai yang Kami Teruskan

Bagi kami, Betawi bukan hanya tentang apa yang terlihat.

Bukan hanya tentang pakaian, makanan, kesenian, bahasa, atau cerita masa lalu.

Di balik semuanya, ada nilai.

Ada keluarga.
Ada adab.
Ada kebersamaan.
Ada keberanian.
Ada kerja keras.
Ada keterbukaan.
Ada kepedulian terhadap sesama.

Dan dalam perjalanan hidup banyak keluarga Betawi, nilai-nilai Islam menjadi salah satu akar penting dalam cara mendidik anak, menghormati orang tua dan guru, menjaga keluarga, serta menjalani kehidupan bersama.

Tradisi adalah salah satu cara nilai itu diwariskan.

Mengapa Kami Bergerak

Karena itu, kami tidak ingin hanya menyimpan Betawi sebagai kenangan.

Kami ingin memahaminya.
Menceritakannya kembali.
Merawat yang baik.
Menghidupkan yang mulai terlupakan.
Mengangkat karya dan usaha anak Betawi.
Serta membawa semangatnya ke ruang-ruang baru.

Kami percaya bahwa menjadi modern bukan berarti harus kehilangan akar.

Anak Betawi boleh belajar setinggi-tingginya.
Boleh membangun usaha.
Boleh berkarya di mana saja.
Boleh mendunia.

Tetapi nilai baik yang membentuk dirinya tidak seharusnya hilang.

Sebab tugas kita bukan mengembalikan Betawi ke masa lalu.

Tugas kita adalah memastikan Betawi tetap hidup di masa depan.

BetawiBanget hadir sebagai ruang untuk cerita, tradisi, nilai, karya, dan kebanggaan Betawi.

Bukan untuk menentukan siapa yang paling Betawi.

Tetapi untuk mengajak siapa pun yang peduli agar ikut mengenal, menghargai, dan meneruskan apa yang baik dari warisan ini.

Karena warisan terbesar bukan sekadar apa yang kita terima.

Tetapi apa yang kita teruskan.

Bangga Jadi Betawi.

Anak Betawi Bergerak.


Jelajahi Cerita Betawi →
Ikuti Anak Betawi Bergerak →

Posting Komentar